Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Banjir Surut 6 Jam di DKI Bukan Sebatas Narasi, Tapi Fakta

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 08:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Upaya penanganan banjir di Ibukota DKI Jakarta selama 4 tahun terakhir mulai menampakkan hasil nyata. Target banjir surut 6 jam yang dilontarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bukan hanya narasi, tapi juga fakta.

Begitu tegas Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah alias Rian menjawab kritik tajam yang disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. Gembong menilai selama ini Anies lebih mengutamakan narasi ketimbang aksi di lapangan.

"Banjir surut enam jam bukan cuma narasi, tapi fakta," kata Rian seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (15/11).


Menurut Rian, hal itu terpantau di wilayah Mampang Prapatan, Jakarta Selatan dan Cipinang Melayu, Jakarta Timur saat hujan lebat mengguyur pada Sabtu (13/11).

"Semua elemen Pemprov DKI Jakarta turun tangan saat banjir, terutama PPSU, agar warga bisa beraktivitas normal," kata Rian.

Sederet program Anies terkait penanggulangan banjir juga sudah sesuai jalurnya. Misalnya gerebek lumpur, naturalisasi sungai, pembuatan waduk, sumur resapan dan lainnya.

"Saya lihat Pemprov DKI juga sudah lebih siap menghadali banjir yang memang sudah aktivitas tahunan," demikian Rian.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya