Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Covid-19 Bangkit di China, Ahli Kesehatan: Wabah Berkembang Pesat, Sulit Dikendalikan

MINGGU, 31 OKTOBER 2021 | 08:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China menghadapi tantangan baru dalam upaya penanganan pandemi Covid-19. Wabah terbaru yang muncul dari wilayah timur laut dilaporkan telah berkembang dengan pesat.

Data dari Komisi Kesehatan Nasional (NHC) pada periode 17-29 Oktober menunjukkan, sekitar 377 kasus yang ditularkan di dalam negeri dengan gejala.

Meski begitu, jumlahnya tetap kecil jika dibandingkan dengan klaster kasus impor.


"Dalam 14 hari terakhir, 14 wilayah provinsi telah melaporkan kasus baru yang ditularkan secara lokal atau pembawa tanpa gejala," kata jurubicara NHC Mi Feng pada Sabtu (30/10).

"Wabah masih berkembang pesat, dan situasi pengendalian virus parah dan rumit," tambahnya.

Salah satu wilayah yang mengalami lonjakan infeksi Covid-19 adalah Heihe, sebuah kota kecil berpenduduk 1,3 juta orang di timur laut, dekat dengan perbatasan Rusia.

Pada Jumat (29/10), Heihe melaporkan 26 kasus lokal, meningkat tajam dari hanya sembilan kasus pada Kamis (28/10), dan hanya satu kasus pada Rabu (27/10).

Berdasarkan survei dan hasil sekuensing, virus yang mewabah di Heihe tidak terkait dengan wabah di China bagian barat laut. Artinya ada sumber virus baru yang dibawa dari luar negeri.

Lonjakan kasus memang mayoritas terjadi di kota-kota perbatasan, khususnya mereka yang tidak memiliki sumber daya yang mencukupi.

Selain Heihe, kota Ruili yang berbatasan dengan Myanmar juga harus menghadapi pembatasan ketat lantaran munculnya wabah secara berulang.

Munculnya wabah Covid-19 di berbagai wilayah di China memicu kekhawatiran para ahli kesehatan menjelang Olimpiade Musim Dingin, di mana Beijing menjadi tuan rumah, pada Februari tahun depan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya