Berita

Kapal patroli maritim raksasa China, Haixun 09/Net

Dunia

Perkuat Klaim di Laut China Selatan, Beijing Kerahkan Kapal Patroli Raksasa Haixun 09

RABU, 27 OKTOBER 2021 | 09:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China memperkuat tim patroli maritimnya, khususnya untuk wilayah Laut China Selatan yang disengketakan.

Menurut kantor berita resmi Xinhua, Beijing telah mengerahkan kapal patroli maritim terbesarnya, Haixun 09, untuk memperkuat kemampuan penegakan hukum di Laut China Selatan.

Haixun 09 memiliki panjang 165 meter dan bobot 13 ribu ton. Kapal ini merupakan kapal patroli maritim kelas 10 ribu ton pertama milik China.


Kapal itu memiliki helipad dan pusat data yang dilengkapi dengan sistem komunikasi satelit, termasuk Sistem Satelit Navigasi Beidou China.

Xinhua menyebut, Haixun 09 telah ditugaskan pada 23 Oktober di Guangzhou, Provinsi Guangdong.

Nantinya Haixun 09 akan bergabung denagn unit Administrasi Keselamatan Maritim China (MSA) Guangzhou yang bertanggung jawab atas Laut China Selatan.

MSA adalah lembaga pemerintah China yang mengelola semua hal yang terkait dengan keselamatan maritim dan pelayaran. Baru-baru ini, lembaga itu memiliki peran tambahan yang semakin penting, yaitumenjaga kepentingan maritim China dan memperkuat klaim teritorial.

Para pengamat mengatakan pengerahan semacam itu mendukung dorongan Beijing untuk menerapkan yurisdiksi di Laut Cina Selatan meskipun ada protes dari negara-negara tetangga.

China mengklaim sebagian besar wilayah Laut China Selatan berdasarkan klaim historis. Namun klaim itu tidak didukung oleh hukum internasional dan ditentang secara luas.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya