Berita

Jet tempur F-16/Net

Dunia

Baru Usir Dubes AS, Turki Sudah Siap-siap Beli Jet Tempur F-16

MINGGU, 24 OKTOBER 2021 | 10:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Turki semakin serius dengan rencananya untuk membeli jet tempur F-16 buatan Lockheed Martin dari Amerika Serikat (AS).

Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar pada Sabtu (23/10) mengungkap pihaknya telah membuat prosedur untuk membeli F-16.

"Pekerjaan teknis dimulai pada pasokan F-16. Kami memantau proses ini. Penguatan Turki juga berarti memperkuat pertahanan NATO," kata Akar, seperti dikutip Sputnik.


Bulan lalu, Preside Recep Tayyip Erdogan mengatakan Washington telah menawarkan untuk menjual jet tempur F-16 ke Ankara sebagai imbalan atas investasinya dalam program F-35, di mana Turki telah dihapus.

Rencana itu muncul di tengah masih tegangnya hubungan Turki dan AS setelah Ankara membeli sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia.

AS membatalkan penjualan jet F-35 ke Turki pada 2019 atas klaim bahwa mereka dapat membocorkan rahasia militer ke Rusia.

Pada April, Washington dilaporkan mengirim pemberitahuan resmi ke Turki tentang pengecualiannya dari program produksi jet tempur F-35 terbaru. Turki, bagaimanapun, terus membuat suku cadang untuk F-35.

Di sisi lain, baru-baru ini Erdogan memicu ketegangan baru dengan mengusir 10 dutabesar asing, termasuk dari AS dan negara-negara Barat.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya