Berita

Pengunjung Taman Margasatwa Ragunan/Net

Nusantara

DKI Jakarta Masuk PPKM Level 2, 59 RTH Termasuk Ragunan Dibuka Mulai Besok

JUMAT, 22 OKTOBER 2021 | 18:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perbaikan kondisi pandemi Covid-19 di wilayah DKI Jakarta berakibat pelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat dan penurunan level PPKM.

Kini, wilayah ibu kota telah masuk ke level 2 PPKM dan memiliki aturan yang lebih longgar, sebagaimana tertuang dalam Instruksi Dalam Negeri (Inmendagri) 53/2021.

Imbas dari penurunan level PPKM tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mulai membuka 59 Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta termasuk Taman Margasatwa Ragunan mulai Sabtu besok (23/10).


Informasi tersebut disampaikan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta melalui akun Instagram, yang dilansir Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (22/10).

Disebutkan bahwa pembukaan RTH tersebut berdasarkan SK Kadis Distamhut Nomor 263 Tahun 2021. Pembukaan RTH dilakukan mulai tanggal 23 Oktober sampai 1 November 2021.

"Dapat diperpanjang berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi," demikian informasi yang dikutip redaksi.

Meski sudah dibuka, masyarakat yang mengunjungi RTH di DKI Jakarta tetap diminta menerapkan protokol kesehatan dan wajib menggunakan aplikasi JAKI atau PeduliLindungi untuk menunjukkan bukti vaksinasi untuk masuk lokasi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya