Berita

Mahasiswa demonstrasi membetangkan sapnduk bertuliskan Pulangkan Jokowi/RMOL

Politik

Kecewa Jokowi ke Kalimantan, Mahasiswa: Pengkhianat!

KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 16:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) merasa kecewa dengan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memilih untuk "kabur" ke Kalimantan saat mahasiswa ingin menyampaikan aspirasi.

Dalam tujuh tahun kepemimpinan Presiden Jokowi atau dua tahun kepemimpinan Jokowi-Maruf, banyak yang janji-janjinya yang belum direalisasikan. Mahasiswa menilai Jokowi gagal memimpin Indonesia.

"Kami aliansi BEM-SI ingin menyampaikan aspirasi kami ke Pak Jokowi. Kami membawa sejumlah tuntutan. Beliau yang ada di Istana tapi malah ke Kalimantan?" sesal Koordinator Aksi BEM-SI Alvian dalam orasinya, di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis siang (21/10).


Presiden Joko Widodo hari ini justru tidak berada di Jakarta. Presiden terbang ke Provinsi Klimantan Selatan untuk meninjau vaksinasi dan beberapa agenda lain.

"Saya bertolak menuju Provinsi Kalimantan Selatan pagi ini untuk kunjungan kerja ke Kabupaten Tanah Bumbu dan Kota Banjarmasin. Di Tanah Bumbu, saya akan meresmikan pabrik biodiesel, dan di Banjarmasin meninjau vaksinasi dan meresmikan Jembatan Sei Alalak," demikian keterangan presiden dikutip dari akun Twiternya.

Hingga berita ini diturunkan, mahasiswa masih berorasi di depan Patung Kuda, Jakarta. Dalam orasinya, mahasiswa kecewa dengan kinerja Jokowi-Maruf di dua tahun kepemimpinannya.

"Jokowi?" teriak orator lain dalam orasinya.

"Pengkhianat," kawan massa aksi.

Sementara, aparat kepolisian masih berjaga-jaga mengamankan jalannya aksi unjuk rasa mahasiswa.

Terpantau dua mobil barikade yang terparkir di jalan raya Medan Merdeka Selatan, Jakarta, persis di dekat Gedung Kemenko Polhukam.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya