Berita

Dutabesar RI untuk Mesir Lutfi Rauf/KBRI Kairo

Dunia

Optimalkan Kerjasama Perdagangan, Indonesia-Mesir Segera Realisasikan Komite Dagang Bersama

RABU, 20 OKTOBER 2021 | 17:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menjelang 75 tahun berjalannya hubungan diplomatik dengan Mesir, Indonesia berupaya meningkatkan kerjasama perdagangan.

Meski memiliki hubungan yang bersejarah, kerjasama antara Indonesia dan Mesir dinilai masih belum optimal, khususnya dalam sektor ekonomi.

Seiring dengan upaya pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19, Indonesia berupaya segera merealisasikan Komite Dagang Bersama (Joint Trade Committee) sebagai payung diplomasi ekonomi yang dapat mengkaji ulang potensi dan hambatan perdagangan kedua negara.


"Draf nota kesepahaman sudah disiapkan dan perlu direalisasikan penandatanganan dimaksud sesegera mungkin," begitu keterangan dari KBRI Kairo yang diterima redaksi pada Rabu (20/10).

Atase Perdagangan KBRI Kairo, Irman Adi Purwanto menjelaskan, Komisi Dagang Bersama diharapkan dapat membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama ekonomi antara Mesir dan Indonesia di bidang perdagangan, industri, dan investasi.

Lewat pidatonya di The First Egyptian Marketing Forum for Dates, di Kota Kharga, Provinsi El Wadi Elgadid pada Senin (18/10), Dutebesar RI untuk Mesir Lutfi Raud menyebut volume perdagangan kedua negara menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 2,3 persen pada 2020.

Mesir adalah negara dengan pertumbuhan ekonomi terkuat di Afrika Utara sebesar 2,9 persen padaJuni 2021. Mesir memiliki 102 juta penduduk, dengan PDB sebesar 3.050 dolar AS.

Di sisi lain, Indonesia yang memiliki 270 juta penduduk dengan PDB 4.450 dolar AS, mencatat pertumbuhan ekonomi hingga 3,31 persen pada Juni 2021.

Data dari Januari hingga Agustus 2021 menunjukkan terjadi peningkatan ekspor produk Indonesia ke Mesir hingga 46,5 persen. Sementara ekspor produk Mesir ke Indonesia meningkat hingga 53 persen pada periode yang sama.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya