Berita

USS Ronald Reagan milik Angkatan Laut AS di Laut China Selatan pada Oktober 2019/Net

Dunia

Tindak Klaim China, Senat AS Godok RUU Sanksi Laut China Selatan dan Timur

RABU, 20 OKTOBER 2021 | 12:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Senat Amerika Serikat (AS) tengah menjajaki RUU yang akan menjatuhkan sanksi kepada individu dan entitas China yang terlibat dalam kegiatan berkaitan dengan sengketa di Laut China Selatan dan Laut China Timur.

Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS telah mengajukan RUU Sanksi Laut China Selatan dan Laut China Timur 2021 pada Selasa (19/10).

"Pada pertemuan hari ini, Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS meloloskan RUU Sanksi Laut China Selatan dan Laut China Timur tahun 2021," cuit ketua panel Bob Menendez di Twitter.


RUU itu muncul setelah Angkatan Laut AS melaporkan insiden tabrakan kapal selam bertenaga nuklir USS Connecticut pada 7 Oktober.

Dilaporkan USS Connecticut menabrak sebuah objek saat beroperasi di perairan internasional Laut China Selatan.

Terlepas dari kenyataan tidak ada korban jiwa, insiden itu masih dapat memperburuk ketegangan hubungan antar negara, terutama setelah keputusan AS baru-baru ini untuk mentransfer kapal selam bertenaga nuklir ke Australia di bawah kesepakatan AUKUS.

China telah mendesak AS untuk memberikan transparansi dan menjelaskan secara rinci di mana tabrakan terjadi dan kronologinya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya