Berita

CIA/Net

Dunia

China Deklarasikan Perang Rakyat, Lawan Infiltrasi Operasi Khusus CIA

SENIN, 18 OKTOBER 2021 | 11:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Langkah Central Intelligence Agency (CIA) Amerika Serikat (AS) untuk membuat unit khusus yang dinamakan "China Mission Center" ditanggapi oleh Beijing.

Surat kabar harian Angkatan Bersenjata China baru-baru ini merilis seruan "perang rakyat" untuk melawan operasi CIA yang berusaha melakukan infiltrasi ke negeri Tirai Bambu.

Menurut akun media sosial Weibo yang dijalankan oleh Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), "perang rakyat" merupakan tanggapan atas munculnya China Mission Center CIA yang berfokus pada risiko keamanan nasional AS yang ditimbulkan oleh China.
 

 
"Dinas intelijen AS, yang secara terang-terangan merekrut agen khusus, pasti memiliki metode yang lebih jahat dan tak tertahankan di baliknya," tulis akun itu.

"Tidak ada rubah licik yang bisa mengalahkan pemburu yang baik. Untuk menjaga keamanan nasional, kita hanya perlu mempercayai rakyat dan bergantung pada rakyat," tambahnya.

Akun itu mengatakan, "perang rakyat" diperlukan untuk melawan spionase asing dan membuat mata-mata tidak mungkin beroperasi dan menyembunyikan diri.

China Mission Center sendiri diumumkan pada pekan lalu, setelah Direktur CIA William J. Burns menyebut Beijing sebagai ancaman geopolitik terbesar bagi AS untuk abad ini.

Sebuah klip video yang beredar luas di media sosial China dalam beberapa hari terakhir menuduh bahwa CIA merekrut agen yang fasih berbahasa China termasuk Mandarin, Kanton, Hakka dan Shanghai.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya