Berita

Pesawat Boeing 737 MAX/Net

Dunia

Tipu FAA Selama Sertifikasi 737 MAX, Kepala Pilot Teknis Boeing Diseret ke Meja Hijau

JUMAT, 15 OKTOBER 2021 | 08:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menjerat mantan Kepala Pilot Teknis untuk Boeing karena telah menipu Administradi Penerbangan Federal (FAA) selama sertifikasi Boeing 737 MAX.

Departemen Kehakiman menyebut Mark Forkner diduga memberi FAA informasi yang salah, tidak akurat, dan tidak lengkap mengenai sistem baru kontrol penerbangan pesawat Boeing 737 MAX.

"Dewan juri federal di Distrik Utara Texas mendakwa mantan Kepala Pilot Teknis untuk Perusahaan Boeing dengan menipu FAA sehubungan dengan evaluasi terhadap Boeing 737 MAX, dan rencana untuk menipu pelanggan maskapai Boeing yang berbasis di AS untuk mendapatkan puluhan juta dolar untuk Boeing," kata departemen pada Kamis (14/10), seperti dikutip Sputnik.


Departemen mengatakan pilot tidak menerima pelatihan tentang sistem baru yang digunakan dalam kontrol penerbangan 737 MAX karena tindakan Forkner.

Akibat dari tindakan Forkner juga, terjadi dua kecelakaan fatal Boeing 737 MAX yang memicu larangan terbang pesawat jenis itu di seluruh dunia dari Maret 2019 hingga Desember 2020.

Pada 2018 dan 2019, terjadi kecelakaan maut di Indonesia dan Ethiopia yang membuat ratusan orang meninggal dunia.

Menurut penyelidikan, alasan kedua insiden itu adalah kesalahan dalam perangkat lunak kontrol penerbangan (MCAS) pesawat.

Forkner didakwa dengan dua tuduhan penipuan yang melibatkan suku cadang pesawat dalam perdagangan antarnegara bagian dan empat tuduhan penipuan kawat.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya