Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Nusantara

Target Anies Baswedan, Genangan Ibukota Surut Kurang dari 6 Jam

RABU, 13 OKTOBER 2021 | 12:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Beragam antisipasi musim hujan telah dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu bahkan memberi jaminan genangan di ibukota tidak akan sampai lebih dari 24 jam.

Anies Baswedan menargetkan genangan yang terjadi surut dalam waktu 6 jam. Angka tersebut terhitung sejak hujan berhenti.

"Atau 6 jam sesudah permukaan air sungai kembali ke posisi normal," katanya usai memimpin apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan di Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (13/10).


Menurutnya, banjir ibukota bukan sepenuhnya kesalahan Pemprov DKI Jakarta. Tapi juga ada faktor lain seperti cuaca ekstrem.

Anies mengurai bahwa Jakarta memiliki sistem drainase dengan daya tampung maksimal 100 mm/ hari. Dengan demikian, jika terjadi curah hujan di atas 100 mm/hari, maka kemungkinan akan terjadi genangan.

Sebagai informasi, dalam pembagian skala, dikatakan hujan normal-lebat jika terjadi sampai 100 mm, kemudian hujan sangat lebat 100 mm-150 mm dan di atas 150 mm adalah hujan ekstrem.

"Tanggung jawab kita memastikan bahwa di bawah angka itu harus semua tertangani," tutup Anies seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya