Berita

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran Said Khatibzadeh/Net

Dunia

Setelah China, Iran akan Teken Kemitraan Strategis dengan Rusia

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 09:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran dan Rusia akan meningkatkan hubungannya ke kemitraan strategis. Itu terjadi tidak lama setelah Iran menjalin kemitraan yang sama dengan China.

Kemungkinan penandatanganan perjanjian kemitraan strategis itu diungkap oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran Said Khatibzadeh pada Senin (11/10).

Penandatangan perjanjian itu juga sebagai tindak lanjut dari pertemuan dua menteri luar negeri di Moskow pada pekan lalu.


Khatibzadeh mengatakan, poros Timur telah ditentukan antara Iran, China, dan Rusia. Setengah tahun sebelumnya, Teheran juga menandatangani perjanjian serupa dengan China.

Menurut Khatibzadeh, peningkatan hubungan antara Iran dan Rusia sangat diperlukan. Selain itu, Perjanjian Kerjasama Komprehensif Iran-Rusia juga telah disimpulkan.

Teheran telah menyelesaikan berbagai klausul dokumen dan akan mengirimkannya ke Moskow. Diharapkan dokumen itu dapat ditandatangani dalam beberapa bulan mendatang sebagai bagian dari rencana strategis 25 tahun.

"Kami melakukan pembicaraan yang sangat baik dengan menteri luar negeri Rusia di Moskow tentang berbagai masalah yang menjadi kepentingan bersama, termasuk Afghanistan, Kaukasus, Suriah, Yaman, dan JCPOA," kata Khatibzadeh, seperti dikutip Telesur.

Pada 27 Maret, Iran menandatangani perjanjian kerjasama strategis dan perdagangan 25 tahun dengan China yang mencakup klausul politik dan ekonomi. Pada bulan September, Teheran bergabung dengan Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO), yang dipimpin oleh Rusia dan China.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya