Berita

Petugas membuat tanggul untuk menghindari banjir di Provinsi Shanxi, China/Net

Dunia

Hujan Deras dan Banjir Hantam China, 17 Ribu Rumah Ambruk

SENIN, 11 OKTOBER 2021 | 10:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Banjir dahsyat yang dipicu oleh hujan deras di Provinsi Shanxi, China bagian utara dilaporkan sudah membuat ambruk lebih dari 17 ribu rumah.

Dari laporan Xinhua, sebanyak 120.100 orang telah dievakuasi pada Minggu (10/10). Sebanyak empat petugas polisi lalu lintas meninggal dunia ketika longsor terjadi.

Sementara itu, 189.973 hektar tanaman rusak.


Administrasi Meteorologi China mencatat bahwa curah hujan yang tinggi, terakumulasi, durasinya yang panjang dan sering disertai dengan guntur dan kilat dan konveksi pendinginan yang kuat, juga menyebabkan kesulitan untuk upaya penyelamatan di Shanxi.

Dalam beberapa hari terakhir, Shanxi diguyur hujan deras dengan curah hujan rata-rata 185,6 mm.

Sebagai perbandingan, curah hujan bulanan rata-rata Taiyuan pada bulan Oktober 1981 hingga 2010 adalah sekitar 25 mm.

Kota-kota lain seperti Linfen, Luliang dan Xinzhou mengalami curah hujan rata-rata kurang dari 50 mm pada bulan Oktober di tahun-tahun sebelumnya.

Cakupan banjir di Shanxi mungkin telah melebihi badai hujan yang menghancurkan di Provinsi Henan, China bagian tengah pada musim panas yang telah menewaskan lebih dari 300 orang pada awal Agustus.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya