Berita

Seorang anak menteri di India ditangkap setelah menabrak empat petani hingga meninggal dunia/Getty Images

Dunia

Tabrak Mati Empat Petani, Anak Menteri Diringkus Polisi

MINGGU, 10 OKTOBER 2021 | 16:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Empat orang petani India dinyatakan meninggal dunia setelah ditabrak ketika melakukan aksi unjuk rasa oleh seorang anak menteri.

Insiden tersebut terjadi negara bagian Uttar Pradesh pada 3 Oktober lalu. Saat itu, para petani melakukan aksi protes untuk menentang UU pertanian yang disahkan pemerintah beberapa bulan lalu.

Menurut keterangan para petani, mobil menabrak para pengunjuk rasa, sekitar 130 kilometer utara ibukota negara bagian Lucknow.


Setelah diusut, mobil tersebut milik putra menteri dalam negeri junior Ajay Mishra Teni, Ashish Mishra.

Wakil Inspektur Jenderal Upendra Agerwal mengatakan, polisi menangkap Mishra pada Sabtu malam (9/10), kemudian melakukan interogasi selama lebih dari 10 jam.

Penangkapan sendiri dilakukan lantaran Mishra tidak menanggapi panggilan polisi pada Jumat (8/10).

"Kami menahan Ashish Mishra. Dia tidak bekerja sama dalam penyelidikan," kata Agarwal, seperti dikutip Reuters.

Ajay Mishra Teni berdalih, putranya tidak berada di lokasi dan  mobil yang dimaksud tengah dikendarai sopir, kemudian lepas kendali ketika para petani melempari dengan batu, tongkat, dan parang.

Kematian empat petani itu tak ayal semakin membuat marah warga, dan memicu aksi protes yang lebih besar.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya