Berita

Pengungsi Rohingya/Net

Dunia

Bangladesh Komitmen Bantu Pengungsi Rohingya di Pulau Terpencil

MINGGU, 10 OKTOBER 2021 | 11:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Bangladesh telah menandatangani kesepakatan untuk memberikan layanan dasar kepada ribuan pengungsi Rohingya yang telah dipindahkan ke pulau terpencil di Teluk Benggala.

Penandatanganan dilakukan oleh Bangladesh dengan badan pengungsi PBB, UNHCR, pada Sabtu (9/10), seperti dimuat The Star.

"Ini mencakup bidang-bidang utama perlindungan, pendidikan, pelatihan keterampilan, mata pencaharian dan kesehatan, yang akan membantu mendukung para pengungsi untuk menjalani kehidupan yang layak di pulau itu dan lebih mempersiapkan mereka untuk kembali ke Myanmar secara berkelanjutan di masa depan," kata UNHCR.


Pemerintah Bangladesh telah memindahkan hampir 19 ribu pengungsi Rohingya ke pulau Bhasan Char dari kamp perbatasan meskipun ada protes oleh beberapa pengungsi dan oposisi dari kelompok hak asasi.

Protes sendiri muncul lantaran pulau itu rentan terhadap banjir dan badai.

Pihak berwenang di negara Asia Selatan yang berpenduduk padat itu pada akhirnya ingin pulau itu menampung sekitar 10 persen dari 1 juta pengungsi Rohingya yang saat ini tinggal di kamp-kamp perbatasan yang bobrok setelah melarikan diri dari kekerasan di negara tetangga Myanmar.

Menurut seorang pejabat senior di Kementerian Penanggulangan Bencana dan Bantuan, Mohammad Mohsin, sekitar 81 ribu Rohingya harus tinggal di pulau itu dalam waktu tiga bulan.

Pengungsi di Bhasan Char, beberapa di antaranya telah memprotes kondisi kehidupan di pulau itu, menyambut baik keterlibatan UNHCR.

"Sekarang kami akan mendapatkan cukup bantuan yang kami butuhkan," kata seorang pengungsi Rohingya, Mohammed Arman.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya