Berita

Taliban/Net

Dunia

Tak Ingin Bantuan AS, Taliban: Kami Mampu Basmi ISIS Sendiri

MINGGU, 10 OKTOBER 2021 | 10:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban memutuskan untuk tidak bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS) dalam upaya memberantas ISIS dan kelompok ekstremis lainnya di Afghanistan.

Hal itu disampaikan oleh juru bicara Taliban Suhail Shaheen ketika perwakilan senior kelompok itu bertemu dengan para pejabat AS di Doha, Qatar pada Sabtu (9/10) hingga Minggu (10/10).

Itu adalah pertemuan tatap muka pertama kedua belah pihak sejak AS meninggalkan Afghanistan, dan Taliban mengambil alih negara tersebut.


"Kami mampu mengatasi Daesh secara independen," kata Suhail, merujuk pada ISIS, seperti dikutip Associated Press.

Sejak mengambil alih Afghanistan pada pertengahan Agustus, para pemimpin Taliban dan lainnya telah menjadi sasaran serangan mematikan yang diklaim oleh ISIS-Khorasan (ISIS-K).

Dalam serangan paling berdarah, ISIS-K mengaku bertanggung jawab atas ledakan bunuh diri di dalam sebuah masjid Syiah di Provinsi Kunduz, Afghanistan utara, yang dilaporkan menewaskan dan melukai lebih dari 100 orang pada 8 Oktober.

Seorang pejabat AS mengatakan Washington akan berusaha menahan Taliban pada komitmennya untuk mengizinkan orang Amerika dan warga negara asing lainnya meninggalkan Afghanistan, bersama dengan warga Afghanistan yang bekerja untuk militer atau pemerintah AS dan sekutu Afghanistan lainnya.

Meski begitu, ia menekankan, bukan berarti Washington siap untuk secara resmi mengakui pemerintahan Taliban.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya