Berita

Wasekjen DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon/Ne

Politik

Masa Depan Indonesia Cerah Jika AHY, Anies, Ganjar, dan RK Tidak "Mati Muda"

KAMIS, 07 OKTOBER 2021 | 12:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kemunculan kelompok muda dalam bursa kepemimpinan nasional disambut baik oleh Wasekjen DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon.

Menurutnya, nama-nama seperti Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Gubernur Jakarta Anies Baswedan, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan berdampak baik bagi bangsa ini.

Alasannya, karena selain muda dan berpengalaman, mereka juga merupakan orang-orang yang kenyang makan bangku sekolahan.


“Jika 15 tahun ke depan kepemimpinan nasional, anggaplah berputar di antara mereka ini, entah siapapun yang mimpin apalagi kolaborasi, cerah sudah republik,” tegasnya lewat akun Twitter pribadi, Kamis (7/10).

Bagi Jansen, nama-nama tersebut merupakan generasi baru kepemimpinan nasional Indonesia. Mereka harus dijaga agar tidak jatuh dan terpeleset, apalagi “mati muda”.

Salah satu hambatan mereka untuk tampil harus dihilangkan. Salah satunya aturan presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden.

“Presidential Threshold yang mengunci ini kita buka! Agar mereka semua bisa mentas menyampaikan gagasan/idenya ke bangsanya,” tegasnya.

Jansen menilai bahwa Indonesia akan rugi besar jika para pemain bintang tidak bisa diturunkan ke lapangan karena sistem pertandingan. Jadinya, yang tampil selalu generasi tua atau yang berkelas hanya cocok bermain di Serie-B.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya