Berita

Menteri Keuangan AS Janet Yellen/Net

Dunia

Menkeu Yellen: Jika Gagal Bayar Utang, AS Jatuh ke Jurang Resesi

RABU, 06 OKTOBER 2021 | 10:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) terancam menghadapi jatuh ke lubang resesi jika parlemen masih tidak menaikkan batas utang hingga tenggat waktu.

Peringatan itu diberikan oleh Menteri Keuangan Janet Yellen. Ia mengatakan, penting bagi anggota parlemen untuk segera menaikkan batas utang Amerika sebelum 18 Oktober, tenggat waktu membayar utang.

Jika tidak, AS akan mengalami gagal bayar untuk pertama kalinya dalam sejarah karena melanggar batas utang 28,4 triliun dolar AS yang ada.


Kendati begitu, hingga saat ini Partai Republik masih teguh untuk tidak meloloskan batas utang baru.

"Kita harus menaikkan pagu utang sebagai hal rutin setiap kali negara mengalami defisit anggaran," kata Yellen pada Selasa (5/10).

“Akan menjadi bencana besar untuk tidak membayar tagihan pemerintah, bagi kita untuk berada dalam posisi di mana kita kekurangan sumber daya untuk membayar tagihan pemerintah,” imbau Yellen.

Yellen menyebut, jika AS mengalami gagal bayar, AS akan jatuh ke jurang resesi. Hal ini juga akan berpengaruh pada 50 juta lansia yang bergantung pada jaminan sosial, serta 30 juta rumah tangga yang menunggu kredit pajak.

“Itu benar-benar merusak kepercayaan pada kepercayaan penuh dan kredit Amerika Serikat, kesediaan kami untuk berdiri di belakang utang kami, dan (untuk) memastikan bahwa kami membayarnya,” jelasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya