Berita

Kemenhub bersiap bangun bandara perairan di Gili Iyang, Sumenep, Jawa Timur/Ist

Nusantara

Lebih Efektif, Kemenhub Bersiap Bangun Bandara Perairan di Gili Iyang

SELASA, 05 OKTOBER 2021 | 12:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tingginya potensi wisata perairan membuat Kementerian Perhubungan bersiap untuk membangun bandara perairan di Gili Iyang, Sumenep, Jawa Timur.

Pembangunan bandara perairan di Pulau Oksigen itu dilakukan setelah uji coba pesawat amfibi sukses dilakukan beberapa waktu lalu di sana.

Sekretaris Jenderal Kemenhub Djoko Sasono bersama dengan Kepala Pusat Litbang Transportasi Udara Captain Novyanto Widadi dan rombongan juga melakukan kunjungan ke Gili Iyang untuk melakukan peninjauan.


Setelah melakukan peninjauan, Djoko menyebut Fili Iyang merupakan titik wisata yang strategis. Tetapi butuh waktu 40-50 menit untuk sampai ke Gili Iyang jika menggunakan kapal.

Untuk itu, ia menyoroti pentingnya penggunaan moda transportasi udara. Misalnya jika menggunakan pesawat amfibi, maka waktu yang dibutuhkan untuk mencapai Gili Iyang hanya 10 menit.

"Perbedaan waktu yang cukup signifikan, dan kita tidak harus ke pelabuhannya untuk menyeberang, cukup dari bandara Trunojoyo, Sumenep, Jawa Timur, atau dari bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali misalnya," jelas Kemenhub dalam keterangan yang diterima redaksi.

Djoko berharap, bandara perairan di Gili Iyang, Sumenep, Jawa Timur dapat dibangun secara resmi oleh Kemenhub pada tahun depan.

Captain Novyanto mengatakan, uji coba untuk pesawat amfibi juga akan dilakukan di Mandalika, NTB untuk menunjang pariwisata di wilayah tersebut.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya