Berita

Sebuah ledakan terjadi di kota Charikar, ibu kota provinsi Parwan, Afghanistan akibat bentrokan Taliban dan ISIS/Anadolu Agency

Dunia

Afghanistan Belum Sepi Dari Ledakan, Taliban dan ISIS Bentrok di Charikar

SABTU, 02 OKTOBER 2021 | 15:51 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Afghanistan masih belum sepi dari suara ledakan, tembakan dan bentrokan. Jelang akhir pekan ini, sebuah ledakan terjadi di kota Charikar, ibu kota provinsi Parwan, Afghanistan. Ledakan tersebut disebabkan oleh bentrokan yang terjadi antara anggota kelompok teror ISIS dan Taliban.

Menurut sumber lokal, akibat dari ledakan tersebut, setidaknya empat orang dari kubu Taliban meninggal dunia dan 2 orang lainnya terluka.

Sementara itu, merujuk pada Anadolu Agency, jurubicara pemerintah Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan bahwa ledakan terjadi di kendaraan Taliban yang tengah melintas.


Sejak Taliban berkuasa kembali di Afghanistan pertengan Agustus lalu, ISIS semakin aktif melancarkan serangan ke negara tersebut. meningkatkan serangan ke negara itu

Kelompok teror tersebut bertanggung jawab atas serangan bom di kota timur Jalalabad pada tanggal 18 dan 19 September yang menewaskan empat orang tewas.

Di sisi lain, Taliban mengklaim bahwa ISIS tidak menimbulkan ancaman besar dan kelompok teroris tidak akan diizinkan untuk beroperasi di negara itu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya