Berita

Penggalan video yang menunjukkan penangkapan warga di Mazar Sharif/Repro

Dunia

Janji Taliban Hanya Manis di Bibir, Mantan Musuh di Mazar Sharif Hadapi Pembalasan Dendam

MINGGU, 26 SEPTEMBER 2021 | 18:47 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Kelompok militan Taliban tampak semakin menjauh dario janji yang pernah diucapkan ke publik.

Sejumlah video yang beredar di media sosial akhir pekan ini (Sabtu, 25/9) menunjukkan perlakukan keji sejumlah militan Taliban di Mazari Sharif atau disebut juga Mazar Sharif, kota terbesar keempat di Afganistan dengan memiliki jumlah penduduk sekitar 300 jiwa.

Video yang beredar menunjukan militan Taliban memeriksa setiap rumah di Mazar Sharif untuk mencari orang-orang yang pernah menentang mereka.


Selain itu, Taliban juga kabarnya mencari peralatan milik pemerintah seperti senjata dan mobil.

Video lain yang kabarnya juga direkam di Mazar Sharif, menunjukkan militan Taliban menangkap seorang pria yang tampak ketakutan. Belum jelas situasi apa yang terjadi.

Penangkapan orang-orang di Mazar Sharif membuat janji-janji Taliban untuk memberikan amnesti atau pengampunan kepada mantan musuh-musuh mereka menjadi tanda tanya besar.

"Bukan pengampunan publik, melainkan balas dendam publik," tulisa salah seorang pengguna Facebook yang membagikan video soal penangkapan seorang pria di Mazar Sharif.

"Taliban bersiap untuk mengeksekusi musuh mereka di Mazar Sharif," tambahnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya