Berita

Jayanto Arus Adi saat di Buton/Net

Publika

Menikmati Pesona Buton Selatan (1)

Geliatnya Ibarat Raksasa Bangun dari Tidur
SELASA, 21 SEPTEMBER 2021 | 11:38 WIB | OLEH: JAYANTO ARUS ADI

AKHIR pekan silam (11 hingga 13/9) selama tiga hari Jayanto Arus Adi mendapat tugas dari Dewan Pers untuk memberikan keterangan ahli di Polres Buton, tepatnya di Baubau. Usai kegiatan momentum itu dimanfaatkan untuk menikmati indahnya pulau yang eksotikanya benar benar elok.

Buton punya sejarah panjang, khasanah budayanya juga unik. Menyusuri sejumlah destinasi wisata di sana kita akan mendapatkan suguhan yang memanjakan mata, baik itu perkampungan Suku Buton, alamnya yang indah, juga lautnya sangat menawan.

Pulau menduduki urutan 130 di dunia ini memang syarat pesona. Dengan jumlah penduduk berada di rangking 73 dunia Buton ibarat raksasa yang baru bangun dari tidur. Berikut catatan perjalanan itu disajikan untuk dua tulisan. Selamat menikmati.


Sempat terlantar sekitar tujuh jam di Bandara S. Hasanadin Makasar akhirnya penderitaan itu terbayar lunas. Yah, ungkapan ini rasanya layak jadi pembuka, karena perjalanan menuju Buton memang menghadirkan heroisme tersendiri.

Kami harus pagi pagi, lebih tepat tengah malam bersiap untuk menuju bandara karena penerbangan ke Buton dilakukan dini hari. Menunpang Garuda Indonesia dari Soekartno Hatta kami terbang pukul 02.30 WIB.

Rasa berat menyergap karena sebenarnya menjadi waktu saat enak enaknya tidur. Perjalanan Jakarta hingga Makasar ditempuh sekitar 4 jam, namun karena selisih waktu kami mendarat pukul 07.10 pagi. Belum ada penerbangan langsung ke Buton, jadi satu satunya jalan transit di Makasar terelbih dahulu.

Delapan jam jelas bukan waktu yang pendek, daripada bengong seperti menunggu Godot, langkah cepat langsung kami putuskan cari rental mobil. Beberapa destinasi yang popular menjadi pilihan, seperti Pantai Losari, Benteng Roterdam, Masjid Kubah 99 Makasar, Trans Studio Makasar, Pantai Akkarena dan Masjid Raya Makasar.

Musibah yang membawa berkah, gara gara jadwal delay kami justru berkesempatan jalan jalan di Kota Angin Mamiri ini. Tak terasa waktu semakin mepet, dari satu destinasi ke destinasi kami sambangi seperti marathon. Pantai Losari, Masjid Kubah 99 Makasar tampak apik dan wouw.

Inilah ikhwal yang menjadi pembuka perjalanan menuju Buton. Sesuai info yang kami terima via pesan Whatsapp Wing Air akan terbang menuju Baubau Pk 15.00. Jadi agak mepet juga 30 menit sebelumnya kami harus sudah siap di Bandara. Beruntung pagi begitu mendarat kami langsung check in. Jadi tak perlu buang waktu untuk urusan ini.

Jussssss, puas keliling Makasar kami wusss pesawat Wings Air membawa kami ke Buton. Tepat Pk 16.00 kami mendarat di Bau Bau. Kami tak perlu repot dengan kendaraan dan tetek bengeknya untuk ke tempat menginap karena sudah ada kawan menjemput. Kami langsung di bawa ke Adios Villa.

Ini jadi kejutan. Meski sedikit telat karena tiba matahari nyaris surut di ufuk barat, tapi sayup sayup indahnya pemandangan pantai dan perkampungan yang menghampar di depan kami menghinap sungguh menakjubkan. Adios Villa berlokasi di bukit, menyeruak sedikit dari gazebo sungguh indah sekali. Gerimis kecil yang tersisa usai hujam lebat mengguyur menambah suasana benar benar fresh dan membuat suasana nyaman sekali.

Waktu beranjak larut,  pemandangan malam berganti tema. Bukan lagi laut biru dan perkampungan rapi seperti permadani menghampar, kali ini cahaya malam kerlap kerlip menggoda sejauh mata memandang. Luaarr biasa, benar benar malam yang indah. Buton luar biasa. (bersambung-1).

Penulis adalah wartawan senior

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya