Berita

Ketua DPW PPP DKI Jakarta menerima audensi pengurus GMPI Jakarta/RMOL

Politik

Temui Haji Lulung, GMPI Yakin PPP Jakarta Kembali Berjaya

JUMAT, 17 SEPTEMBER 2021 | 18:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Abraham Lunggana atau yang akrab disapa Haji Lulung resmi menjabat Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta setelah sebelumnya sempat berlabuh di PAN hingga lolos menjadi anggota DPR RI.

Agenda pertama yang resmi dilaksanakan Haji Lulung, menerima audiensi Panitia Muswil III GMPI DKI Jakarta di Kantor DPW PPP DKI Jakarta, Jumat (17/9).

Dalam acara ini Ketua Panitia Muswil III GMPI DKI Jakarta, Islahuddin menyampaikan, kehadiran Haji Lulung merupakan babak baru kebangkitan PPP di ibukota.


"Haji Lulung merupakan tokoh yang menjadi magnet kuat menarik masyarakat Jakarta untuk berjuang bersama PPP. GMPI Jakarta sebagai badan otonom PPP yang berisikan anak-anak muda kreatif semakin optimis akan banyak konstituen kembali ke partai Kakbah," kata Islah.

Islah menyebutkan, GMPI Jakarta saat ini juga sedang berbenah melakukan strukturisasi dan kaderisasi untuk memperkuat barisan anak muda di PPP.

Muswil merupakan langkah awal bagi GMPI Jakarta untuk memperkuat struktur untuk kemudian merektut sebanyak mungkin kader muda.

"Sudah saatnya GMPI bangun dari tidur panjangnya untuk membantu PPP, khususnya di DKI Jakarta agar menjadi partai besar yang menjadi saluran aspirasi anak-anak muda," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Haji Lulung menyampaikan bahwa anak muda mempunyai peranan strategis dalam ikut membesarkan PPP.

Ia yakin bisa berkolaborasi dengan anak-anak dalam memimpin PPP DKI Jakarta di masa kepemimpinannya.

"Saya kembali ke PPP dan meninggalkan kursi DPR di tengah banyak orang memperebutkan kursi DPR. Ini merupakan sebuah panggilan untuk kembali ke partai saya dan memperjuangkan aspirasi umat Islam," pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya