Berita

Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), Airin Rachmi Diany/RMOL

Politik

Tren Elektabilitas Airlangga Hartarto Positif, Ketua KPPG: Kita Fokus Konsolidasi Tangani Covid-19

RABU, 15 SEPTEMBER 2021 | 18:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tren positif terhadap elektabilitas Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, sebagai calon presiden idaman publik, disambut rasa syukur oleh kader partai politik berlambang pohon beringin ini.

Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), Airin Rachmi Diany mengatakan, saat ini seluruh elemen Partai Golkar merapatkan barisan untuk konsolidasi membangun jalan politik Airlangga Hartarto menuju Pilpres 2024.

"Yang pasti kan bagaimana kita melakukan konsolidasi partai dengan kondisi pandemi Covid-19 ini," ujar Airin saat ditemui di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (15/8).


Untuk saat ini, dikatakan Airin, konsolidasi memang lebih banyak membahas tentang bagaimana Partai Golkar bisa berperan nyata di tengah masyarakat untuk membantu mengurangi dampak sosial ekonomi pandemi Covid-19.

Dari konsolidasi itu, lanjut mantan Walikota Tangerang Selatan ini, diharapkan ada program terintegrasi dari tingkat DPP sampai ke akar rumput. Termasuk juga, bagaimana keterlibatan perempuan dalam program-program itu nantinya.

"Karena harapannya adalah jika ada program dari bawah dan dari atas dalam rangka untuk mendorong pemulihan ekonomi, kesehatan, hal-hal lainnya keterkaitan dengan perempuan bisa dilakukan sehingga kita punya struktur jaringan yang baik," terangnya.

Airin juga menekankan tentang persiapan jalan politik Airlangga yang tidak hanya dilakukan kader-kader dari kaum lelaki. Tetapi, kader perempuan khususnya di KPPG juga turut aktif memainkan peran strategis.

"Perempuan bisa punya peranan penting dalam partai politik," tegas Airin.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya