Berita

Penggalan foto dari video viral yang kabarnya menunjukkan militan Taliban sedang memeriksa berkoper-koper uang tunai dan emas batang dari kediaman Amrullah Saleh/Repro

Dunia

Benarkah Berkoper-koper Uang Tunai dan Emas Batang yang Ditemukan Taliban Adalah Milik Amrullah Saleh?

SELASA, 14 SEPTEMBER 2021 | 00:16 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Kelompok militan Taliban kabarnya menemukan sejumlah harta di rumah milik mantan Wakil Presiden Afghanistan Amrullah Saleh.

Tidak tanggung-tanggung, harta yang ditemukan terdiri dari uang tunai, ada yang menyebut jumlahnya 6 juta dolar AS, ada juga yang menyebut 6,5 juta dolar AS, beserta dengan sejumlah batang emas di rumah tersebut.

Penemuan harta itu terekam dalam video yang seketika menjadi viral. Video itu menunjukkan sejumlah militan Taliban sedang menunjukkan berkoper-koper uang tunai dan emas batang yang ditemukan di rumah Saleh.


Namun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Saleh terkait hal tersebut.

Beberapa sumber mengatakan bahwa jurubicara dari Saleh membantah bahwa harta itu adalah milik Saleh. Namun sejumlah sumber lainnya mengatakan bahwa pihak Saleh belum berkomentar apapun mengenai penemuan uang dan emas tersebut.

Saleh sendiri merupakan bekas pejabat top Afghanistan yang memutuskan untuk bertahan di Afghanistan meski situasi tidak menentu terpampang di hadapannya usai Taliban telah mengambilalih kekuasaan di Kabul.

Dia sempat bertahan di Lembah Panjshir sebelum akhirnya wilayah itu juga jatuh ke tangan Taliban awal September lalu.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya