Berita

Aksi protes yang dilakukan perempuan di Kabul, Afghanistan/Net

Dunia

Aksi Protes Menjamur, Taliban Putus Layanan Internet di Kabul

KAMIS, 09 SEPTEMBER 2021 | 13:49 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Layanan internet di beberapa bagian ibukota Afghanistan, Kabul dilaporkan mati sejak Rabu malam (8/9). Media sosial seperti Facebook dan Instagram tidak dapat diakses oleh warga.

Menurut media setempat, Taliban telah memutus layanan internet untuk menghentikan mobilisasi massa di tengah aksi protes besar-besaran.

Di Twitter, seorang jurnalis Afghanistan bernama Bilal Sarwary mengatakan Taliban telah memerintahkan penyedia layanan komunikasi dan internet untuk mematikan layanan mereka sampai Kamis (9/9) pukul 2 sore.


"Dikonfirmasi oleh berbagai sumber di sektor telekomunikasi: Taliban memaksa untuk mematikan internet untuk area berikut hingga pukul 14.00 hari ini: Taimani, Khairkhana, Khawja Bughra, Dashti Barchi, dan Qasaba," cuitnya.

Hingga saat ini Taliban sendiri belum memberikan komentar perihal pemutusan internet yang dilakukan.

Sejak awal pekan, ratusan warga Afghanistan, termasuk perempuan, menggelar aksi protes menolak rezim Taliban. Belasan jurnalis dilaporkan ditangkap selama aksi protes, yang kemudian dibebaskan kembali.

Taliban mengambil alih kekuasaan pada pertengahan Agustus. Tiga pekan setelahnya, Taliban mengumumkan pemerintahan baru yang dipimpin oleh Perdana Menteri Mullah Mohammad Hassan Akhund.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya