Berita

Warga Panjshir dibawa menggunakan truk oleh Taliban ke lokasi yang tidak diketahui/Repro

Dunia

Taliban "Evakuasi" Warga Panjshir, Dibawa Pakai Truk ke Lokasi yang Tidak Diketahui

RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 15:26 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Taliban dilaporkan membawa ratusan warga Panjshir menggunakan truk-truk ke lokasi yang tidak diketahui.

Dari video yang tersebar di media sosial, tampak beberapa truk yang memuat banyak orang melaju. Seorang pejuang Taliban dengan senapan kemudian mengatakan mereka tengah melakukan "evakuasi". Meski begitu tidak jelas ke mana truk-truk itu akan membawa warga Panjshir.

Kantor Berita Politik RMOL sendiri belum bisa mendapatkan konfirmasi atau informasi lebih jauh.


Dalam beberapa waktu terakhir Taliban tidak mengizinkan media untuk melakukan liputan ke Panjshir.

Selama kurang lebih dua pekan, sekitar 173 ribu populasi di Panjshir menghadapi kesulitan karena terisolasi. Taliban telah memutus jaringan listrik dan internet, membuat semua fasilitas, termasuk rumah sakit ditutup.

Semua jalan ditutup sehingga tidak ada akses. Harga-harga di sana naik dan orang-orang mulai kelaparan.

Panjshir sendiri menjadi wilayah yang belum dikuasai oleh Taliban lantaran adanya kelompok perlawanan National Resistance Force (NRF) yang dipimpin Ahmad Massoud.

Awal pekan ini, Taliban mengklaim telah menguasai seluruh Panjshir setelah melakukan serangan pada Minggu malam (5/9). Jurubicara NRF Fahim Dashti turut menjadi korban jiwa dalam pertempuran.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya