Berita

Militan Taliban merusak alat-alat musik di Institut Musik Nasional/Net

Dunia

Hari Kematian Musik di Afghanistan, Taliban Serbu Institut Musik Nasional

SENIN, 06 SEPTEMBER 2021 | 13:55 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Salah satu kekhawatiran banyak warga Afghanistan akan kembalinya Taliban ke tampuk kekuasaan adalah pembatasan ketat atau larangan dalam banyak aspek kehidupan, salah satunya adalah musik.

Kehawatiran itu pun kini tampak seperti mimpi buruk yang menjadi nyata.

Seorang aktivis sosial dan komentator politik Inggris-Afghanistan Shabnam Nasimi membagikan sejumlah foto di Twitter pada awal pekan ini.


Dia menuliskan bahwa foto-foto itu menunjukkan militan Taliban yang merusak alat-alat musik di Institut Musik Nasional di mana banyak musisi belajar dan berlatih musik. Di antara mereka yang kerap berlatih di sana adalah kelompok orkestra wanita pertam di Afghanistan, yakni Zohra.

"Hari kematian musik di Afghanistan," tulisnya.

"Bisakah Anda bayangkan masyarakat tanpa musik?" sambung Nasimi.

Sejak merebut kembali kekuasaan di Afghanistan pertengahan Agustus lalu, Taliban sejauh ini berupaya keras untuk menunjukkan 'wajah" yang lebih ramah kepada dunia. Taliban bahkan berjanji bahwa mereka akan memperbolehkn kegiatan budaya selama sesuai dengan hukum Syariah yang mereka implementasikan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya