Berita

Jerman merupakan salah satu negara yang melakukan evuasi pada ribuan warga Afghanistan selama beberapa waktu terakhir/AP

Dunia

Jerman Tangkap Tujuh Pengungsi Afghanistan, Empat Dideportasi

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2021 | 00:45 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Jerman merupakan salah satu negara yang melakukan evuasi pada ribuan warga Afghanistan selama beberapa waktu terakhir, usai kelompok militan Taliban mengambil alih kekuasaan di Kabul.

Pada awal pekan ini (Selasa, 31/8), mengutip kabar yang dimuat The Independent, Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa Jerman siap menawarkan tempat tinggal di Jerman puluhan ribu staf lokal Afghanistan yang bekerja untuk organisasi pembangunan jika mereka merasa hidup mereka akan dalam bahaya.

Sementara itu, salah satu surat kabar Jerman Die Welt mengutip pernyataan Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer, mengatakan bahwa Jerman telah mengevakuasi 4.600 orang dari Afghanistan ke Jerman.


Namun di antara mereka yang dievakuasi, tujuh orang diantaranya ditahan. Tiga orang ditangkap karena memiliki dokumen palsu, dan empat orang lainnya dideportasi karena tindakan kriminal.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya