Berita

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto/Net

Politik

Mural Kritik Sosial Tidak Bisa Dihakimi, Apalagi Dihapus Tanpa Diskusi

MINGGU, 29 AGUSTUS 2021 | 12:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mural dalam bentuk kritik sosial yang marak bermunculan di Indonesia tidak bisa dihakimi apalagi dihapus tanpa diskusi.

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto mengaku miris karena rezim Jokowi sebegitu parno dengan satu karya seni.

"Kan nggak gampang juga bikinnya, mural itu ekspresi jiwa, aspirasi tersembunyi di dalam diri setiap orang dan kritik yang berupa simbol, gambar, lukisan atau pun berbentuk aksara," ujar Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (29/8).


Menurut Satyo, sebuah ekspresi simbol adalah multitafsir. Sehingga, sebuah ekspresi dan hasrat tidak bisa dianulir apalagi mau diadili.

"Apalagi jika mural mengandung kritik sosial maka tidak bisa dihakimi apalagi dihapus tanpa diskusi," tegas Satyo.

Selain itu,  mural juga sama saja dengan ekspresi seseorang saat bikin status di WhatsApp ataupun di media sosial lainnya

"Masak orang dilarang berekspresi, ini ngawur namanya,” tutupnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya