Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Ahli: Menghadapi Varian Delta Seperti Berurusan dengan Virus Baru

SELASA, 24 AGUSTUS 2021 | 15:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Terjadinya mutasi virus corona sehingga memunculkan berbagai varian baru, termasuk varian Delta, menjadi tantangan besar dalam penanganan Covid-19.

Bahkan sejumlah ahli sepakat bahwa menangani varian Delta sama seperti berurusan dengan virus baru, lantaran karakteristiknya yang lebih mudah menular.

Hal itu diungkap oleh dua ahli, yaitu Direktur Jenderal Kesehatan Selandia Baru Ashley Bloomfield dan seorang profesor di Departemen Kesehatan Australia Brendan Murphy pada Senin (23/8).


"Delta tidak seperti pengalaman kami sebelumnya, seperti yang kita ketahui, sangat menular dan menyebar, menyebar dengan cepat," kata Bloomfield, seperti dikutip Sydney Morning Herald.

Di Selandia Baru, varian Delta menjadi dalang lonjakan cepat kasus Covid-19. Pada Selasa (24/8), Selandia Baru mencatat 41 kasus baru Covid-19, sehingga totalnya menjadi 148 kasus yang terkait dengan wabah terbaru.

Dari kasus-kasus baru, 38 berada di Auckland dan tiga lainnya di ibu kota Wellington. Kasus termuda yang dilaporkan adalah seorang bayi.

Mayoritas kasus yang dikonfirmasi merupakan etnis Samoa yang terkait dengan Gereja Majelis Tuhan Samoa. Menurut laporan, ada 58 kasus yang dikonfirmasi terkait dengan gereja. Ini termasuk orang-orang di layanan dan kontak dekat rumah tangga.

Berdasarkan pengurutan genom yang dilakukan pada kasus pertama yang dilaporkan di Auckland, infeksi terkait dengan seorang pelancong, yang telah kembali dari Sydney, Australia.

Situasi ini membuat Perdana Menteri Jacinda Ardern memerintahkan perpanjangan lockdown hingga Jumat (27/8).  Perintah tinggal di rumah juga akan tetap berlaku hingga 31 Agustus.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya