Berita

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat memimpin rapat terkait penanganan Covid-19 di Lanud Adi Soemarmo/Ist

Nusantara

Arahan Panglima TNI di Wonogiri: Perkuat Tracing Kontak Erat

SENIN, 23 AGUSTUS 2021 | 05:45 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memimpin rapat terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Wonogiri, di Lanud Adi Soemarmo, Jawa Tengah, Minggu (22/8).

Dalam rapat tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa dengan adanya positivity rate 49,73 persen, Kabupaten Wonogiri harus memperkuat tracing kontak erat sesuai dengan kasus konfirmasi positif, dan para petugas harus mengupdate data real yang ada dilapangan.

“4 Pilar (TNI, Polri, Pemda dan Puskesmas) harus bersinergi, bekerja keras untuk untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mau melaksanakan Isoter jika terkonfirmasi positif serta melaksanakan tracing kontak erat dengan maksimal,” tegasnya.


Panglima TNI berharap para petugas dapat terus memantau para pasien yang melaksanakan Isoman serta memverifikasi Puskesmas yang bisa mengaplikasikan akun Silacak, sehingga bisa memilah mana yang masih berdomisili di Wonogiri dan mana yang sedang tinggal diluar kota namun ber KTP Wonogiri, hingga pelaksanaan tracing kontak erat mampu dimaksimalkan.

Selanjutnya Panglima TNI menyampaikan hal-hal yang menjadi penekanan Presiden RI Joko Widodo, diantaranya menurunkan indeks mobilitas masyarakat, karena inilah potensi penularan Covid-19 dan peningkatan 3T yaitu Testing, Tracing dan Treatment.

“Jika ada hasil screening menunjukan kasus terkonfirmasi positif harus segera dipisahkan dan mereka kita obati,” kata Panglima TNI.
 
Panglima TNI juga menyampaikan bahwa keberhasilan menurunkan angka kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Wonogiri ditentukan oleh setiap elemen di Wonogiri.

Saat ini, berdasarkan data Kemenkes per tanggal 20 Agustus 2021, kasus aktif konfirmasi positif di Kabupaten Wonogiri sebanyak 412 pasien. Sebanyak 188 pasien menjalani perawatan di Rumah Sakit, 206 pasien melaksanakan Isolasi Mandiri atau Isoman dan 18 pasien melaksanakan Isolasi Terpusat atau Isoter.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya