Berita

Edy Rahmayadi meresmikan Menara Masjid Al-Istiqomah di Jalan Suasa Tengah, Mabar Hilir/Humas Pemprovsumut

Nusantara

Edy Rahmayadi Minta Sebagian Lahan PTPN II Dialihkan untuk Pemakaman

SENIN, 23 AGUSTUS 2021 | 03:30 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi merespon langsung keluhan warga Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, terkait pengadaan lahan pemakaman.

Mantan Pangkostrad itu kemudian langsung menghubungi Direktur PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II Irwan Peranginangin meminta agar mengupayakan lahan eks HGU PTPN II yang ada sekitar di daerah tersebut menjadi area pemakaman.

Edy Rahmayadi berharap permasalahan ini cepat diatasi sehingga masyarakat di sekitar Mabar Hilir tidak kesulitan area pemakaman.


“Area pemakaman itu penting sekali di tengah-tengah masyarakat dan di sini tempat pemakamannya menurut laporan pengurus masjid sudah sangat penuh. Jadi, kita upayakan lahan eks HGU PTPN II sebagian dialihkan untuk jadi tempat pemakaman,” kata Edy Rahmayadi saat meresmikan Menara Masjid Al-Istiqomah di Jalan Suasa Tengah, Mabar Hilir, Medan, seperti dikutip RMOLSumut, Minggu (22/8).

 Edy Rahmayadi meminta kepada masyarakat di Mabar Hilir untuk merawat dan menjaga lahan tersebut bila sudah dialihkan untuk pemakaman.

“Kalau sudah selesai administrasinya, sudah dialihkan menjadi pemakaman dirawat dan dijaga karena itu milik semua masyarakat,” terang Edy Rahmayadi.

 Menanggapi hal tersebut, Direktur PTPN II Irwan Peranginangin dalam saluran telepon dengan Gubernur   mengatakan akan segera mengoordinasikan pengalihan lahan eks HGU PTPN II di Mabar Hilir.

“Kita akan koordinasikan Pak Gubernur lahannnya. Bila memang tidak ada kendala lagi kita akan segera kerjakan untuk menjadi area pemakaman di sana,” kata Irwan.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya