Berita

Mural mirip Jokowi dengan tulisan "404: Not Found"/Net

Politik

Soal Mural, Yusril Ihza Mahendra: Presiden Tidak Tersinggung, Aparat Jangan Berlebihan

RABU, 18 AGUSTUS 2021 | 03:35 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Berbagai macam mural berbentuk kritik yang muncul mendapat respon dari aparat, padahal Presiden Joko Widodo dianggap tidak tersinggung dengan berbagai mural berisi kritik tersebut.

Demikian yang disampaikan pakar hukum tata negara Profesor Yusril Ihza Mahendra saat menjadi pembicara program Catatan Demokrasi, Selasa malam (17/8).

Yusril menilai, berbagai mural berisi kritik yang muncul belakangan ini sebetulnya murni kritik sama sekali tidak ada unsur penghinaan terhadap Presiden Jokowi.


Terkait respon aparat, terlebih sampai dipidana hingga diseret ke pengadilan pelaku-pelaku pembuat mural yang berisi kritik, kata Yusril justru akan menyusahkan aparat sendiri nantinya. Karena Yusril mengungkap, pasal penghinaan Presiden sudah dicabut oleh Mahkamah Konstitusi, sehingga nanti tidak ada dasar hukumnya.  

"Jadi menurut saya aparat hukum jangan bertindak berlebihan, apalagi Presidennya tidak merasa tersinggung atau terhina dengan segala meme ataupun juga muran dan grafiti yang dibuat seperti itu," kata Yusril.

Disisi lain, Yusri juga mengingatkan aparat di daerah yang diberikan kewenangan agar berhati-hati serta dengan petimbangan yang matang untuk mengambil satu tindakan hukum.

"Aparat hukum sebelum mengambil satu tindakan dia harus mengkaji, jangan sampai nanti menjadi boomerang, karena ini bagian dari kebebasan menyatakan pendapat," demikian Yusril menekankan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya