Berita

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdidjat/Net

Politik

Lestari Moerdijat: Tantangan Bernegara Bisa Dijawab dengan Bangkitkan Komitmen Anak Bangsa

MINGGU, 15 AGUSTUS 2021 | 18:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komitmen bersama semua elemen bangsa harus terus dibangkitkan dalam upaya menjawab sejumlah tantangan bernegara saat ini dan di masa datang.

Begitu yang dikatakan Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdidjat menyoal banyaknya tantangan besar yang dihadapi Indonesia bahkan dunia di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini dalam rangka menyambut HUT  ke-76 RI, Minggu (15/8).

"Kita sebagai satu bangsa masih menghadapi tantangan di berbagai bidang dalam menjalankan kehidupan bernegara,” ujar wanita yang akrab disapa Rerie ini.


Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia saat ini adalah membangun komitmen yang kuat dari setiap anak bangsa untuk menuntaskan berbagai tantangan yang dihadapi negara.

Saat ini, Rerie melihat, berbagai tantangan harus segera diatasi agar kehidupan bangsa dan negara bisa kembali berjalan sesuai rencana untuk menggapai cita-cita yang telah dicanangkan para pendiri bangsa.

Tantangan yang harus segera diatasi antara lain adalah membebaskan bangsa ini dari paparan virus korona di tanah air.

Selain itu, kata Ririe, tantangan lainnya adalah kepastian warga negara mendapat perlindungan dari ancaman kekerasan seksual.

Rerie mengatakan, sebuah perlindungan yang mendasar atas nama kemanusiaan wajib diberikan negara terhadap warganya. Tetapi faktanya, hingga 76 tahun Indonesia merdeka, belum ada undang-undang yang memastikan hak dasar itu bisa diperoleh setiap warga negara.

"Demikian juga dengan tantangan di sektor ekonomi, politik, sosial dan budaya yang hingga kini terus hadir dengan berbagai bentuk baik dari dalam dan luar negeri," sebut Rerie.

Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu mengatakan bahwa sejumlah upaya dalam menghadapi berbagai tantangan itu sedang dilakukan oleh para pemangku kepentingan dengan berbagai strategi,” katanya.

Rerie mengurai, adanya sejumlah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk menangani Covid-19. Mulai pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), PPKM Darurat hingga PPKM level 1-4.

Rerie juga menyoroti soal perlindungan warga negara dari ancaman kekerasan seksual. Meski Rancangan Undang Undang Perlindungan Kekerasan Seksual (PKS) diajukan pembasan do DPR belum disahkan sampai saat ini.

Politisi Partai Nasdem ini menambahkan berbagai upaya pemerintah dalam mengupayakan pertumbuhan ekonomi lewat akselerasi di sektor pertanian, perdagangan, UMKM, serta ekonomi kreatif, membutuhkan dukungan yang masif.

Terkait tantangan di bidang politik, Rerie menekankan bahwa momentum suksesi kepemimpinan 2024 dan rencana amandemen terbatas UUD 1945, harus dijawab dengan sikap kenegarawanan para wakil rakyat di DPD, DPR dan MPR.

"Saat membahas sejumlah rancangan undang-undang di sektor politik dengan selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara," demikian Rerie menekankan.

"Sangat dibutuhkan komitmen bersama yang kuat dari para pemangku kepentingan dan masyarakat untuk mendukung berbagai upaya yang dilakukan negara, demi mewujudkan bangsa yang tangguh, serta negara yang adil dan makmur,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya