Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Besok, Presiden Jokowi Pidato 2 Kali di Gedung Parlemen

MINGGU, 15 AGUSTUS 2021 | 10:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebanyak 2 pidato akan disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sidang Tahunan MPR dan Sidang bersama DPR dan DPD RI tahun 2021 pada Senin (16/8).

Sebagaimana diumumkan dalam akun Instagram Sekretariat Kabinet RI, Minggu (15/8), pidato Jokowi itu akan disiarkan melalui TV nasional dan akun YouTube Sekretariat Presiden.

“Menjelang hari Kemerdekaan yang jatuh pada hari Selasa, 17 Agustus 2021, Presiden Jokowi akan membacakan Pidato Presiden 2021 dan disiarkan secara langsung,” bunyi pengumuman di akun medsos tersebut.


Pidato pertama, yakni dalam rangka Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI tahun 2021 akan disampaikan pada pukul 08.30 WIB.

Pada siang harinya, tepat pukul 10.30 WIB, Jokowi kembali menyampaikan pidato. Kali ini bertema penyampaikan RUU APBN tahun Anggaran 2022 disertai Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya .

Kedua pidato itu merupakan agenda agenda rutin yang digelar setiap tanggal 16 Agustus. Biasanya, Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat daerah saat menyampaikan pidato.

Protokol kesehatan (prokes) ketat akan diterapkan dalam sidang yang digelar secara minimalis dengan pembatasan peserta dan pengaturan waktu menjadi lebih singkat.

Peserta hanya 60 undangan yang akan hadir fisik. Mereka adalah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, pimpinan DPR (5 orang), pimpinan MPR (10 orang), ketua fraksi/kelompok DPD (10 orang).

Selanjutnya ada Ketua Fraksi di DPR (9 orang), pimpinan DPD (4 orang), perwakilan subwilayah (4 orang), serta 4 pimpinan lembaga negara (Ketua BPK, Ketua MA, Ketua MK, dan Ketua KY).

Sementara itu ada juga menteri yang hadir mendampingi presiden, yaitu Menko Polhukam, Menko PMK, Menko Marives, Menteri Sekretariat Negara, Sekretaris Kabinet, Menteri Keuangan, Kepala Bappenas, Panglima TNI, dan Kapolri.

Adapun anggota DPR, DPD, dutabesar, dan pimpinan lembaga tinggi akan hadir secara virtual.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya