Berita

Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel (kemeja batik)/RMOL

Politik

Rachmat Gobel Dorong UMKM Terima Insentif seperti Perusahaan Besar

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 22:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel mengakui semua sektor usaha saat ini jelas mengalami dampak akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

Begitu yang dikatakan Rahmat Gobel lewat keterangan tertulisnya, Kamis (12/8).

"Saat ini semua sektor merasakan, dan tentunya ini harus mendapatkan dukungan," kata Gobel.


Akan tetapi, jelas Gobel, yang paling penting untuk mendapatkan perhatian dan dukungan adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Sebab, pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sangat berdampak terhadap pelaku UMKM ini.

Oleh karena itu, dia meminta kepada pemerintah pusat dan daerah agar memperhatikan dan membangkitkan UMKM di daerahnya masing-masing.

"Yang paling penting adalah UMKM. Bagaimana mengatasi, membantu pelaku UMKM yang kena dampak. Ini harus kita jaga. Di sinilah perlu program-program yang memudahkan mereka, atau mengatasi masalah mereka di masa pandemi ini," papar Gobel.

Ketua DPP Partai NasDem itu mencontohkan UMKM yang banyak digandrungi warga saat ini yakni kuliner. Pemerintah harus aktif memberi dukungan kepada pelaku UMKM kuliner ini.

"Di sini, pemerintah harus bisa memberikan pembinaan, bimbingan kepada para pelaku UMKM. Dari menjual makanan yang lebih sehat, lebih baik. Nah ini harus didorong, diberikan kepada masyarakat," urai Gobel.

Dengan begitu, Gobel mengaku yakin perekonomian masyarakat menengah ke bawah akan bertahan selama PPKM berlaku.

Mantan Menteri Perdagangan RI itu pun mengatakan, perhatian serius lainnya juga harus diberikan kepada UMKM.

Dirinya menyebut jika perusahaan-perusahaan besar mendapatkan insentif dari dampak pandemi Covid-19, maka hal sama juga harus diberikan kepada UMKM.

"Yang penting ini UMKM level bawah harus ada insentif. Ini yang harus dipikirkan. Yang kecil pun harus diinsentifkan," tandas legislator dari daerah pemilihan Gorontalo ini.

Sementara itu, kepada para pelaku usaha, pria kelahiran September 1962 ini menyarankan agar tetap eksis dengan cara memanfaatkan dunia teknologi yang tengah tren saat ini.

"Kepada para pelaku usaha, tentunya masih bisa melakukan pengembangan, misalnya pakai sistem online. Saya banyak melihat karyawan toko-toko menawarkan produk atau dagangannya secara online, dengan data yang dimiliki toko tersebut,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya