Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

Anies-AHY Pasangan Ideal 2024, Tapi…

RABU, 11 AGUSTUS 2021 | 10:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Duet Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan pasangan ideal untuk Pilpres 2024. Pasangan ini juga menjadi yang diidamkan publik ketimbang pasangan lain yang muncul saat ini.

Begitu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Rabu (11/8). 

"Skema Anies-AHY bisa menjadi pasangan paling ideal," ujarnya.


Dedi mengurai bahwa saat ini Anies Baswedan merupakan sosok calon presiden yang memiliki elektabilitas selalu di 3 besar nasional. Sementara AHY menukangi partai yang sedang meroket elektabilitasnya karena konsisten mengkritik pemerintah.

Artinya, duet pasangan ini bisa menjadi yang diunggulkan saat Pilpres 2024 mendatang jika bisa terealisasi.

"Hanya saja, mewujudkan itu masih cukup jauh. Anies paling tidak harus merapat dan mendapat posisi strategis di parpol menengah," kata Dedi Kurnia.

Jika pasangan Anies-AHY untuk 2024 terwujud, perebutan porsi suara pemilih juga akan dilematis. Menurut Dedi, keduanya merepresentasikan pemilih Jawa.

"Dilematis basis pemilih hanya dari Jawa, sehingga sebaran nasional sulit tercapai. Terlebih jika kompetitor berhasil berpasangan dengan non Jawa, maka akan semakin kesulitan untuk menang," demikian Dedi Kurnia.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya