Berita

Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Tangerang Dedi Hasbullah/Net

Politik

PAN Tangerang Menolak Baju Dinas Louis Vuitton

RABU, 11 AGUSTUS 2021 | 07:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pengadaan baju dinas Anggota DPRD Kota Tangerang menuai polemik di kalangan masyarakat. Pasalnya baju dinas tersebut menggunakan merek-merek mewah seperti Louis Vuitton hingga Thomas Crown.

Menanggapi polemik ini, Fraksi PAN DPRD Kota Tangerang mengingatkan bahwa pihak mereka sudah tegas menolak kebijakan pengadaan baju dinas mewah tersebut.

Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Tangerang Dedi Hasbullah tegas menolak pengadaan pakaian dinas DPRD Tahun Anggaran 2021 mengingat situasi pandemi Covid-19 saat ini.


“Fraksi PAN Kota Tangerang meminta agar anggaran pakaian tersebut sebaiknya dialihkan untuk pembelian sembako masyarakat Kota Tangerang yang terdampak Pandemi Covid-19,” katanya kepada wartawan, Rabu (11/8).

Dedi merinci bahwa pengadaan bahan pakaian dinas DPRD Kota Tangerang itu bisa mencapai Rp 675 juta. Kemudian terdapat anggaran belanja ongkos jahit pakaian Dewan hingga mencapai Rp 600 juta.

“Fraksi PAN akan menyampaikan dalam forum-forum di dewan bahwa anggaran Rp 600 juta tersebut sebaiknya dialihkan untuk membantu rakyat atau pedagang kecil yang terdampak Pandemi,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya