Berita

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat terkait penanganan Covid-19 di wilayah Sulawesi Selatan, sekaligus melaksanakan pengecekan kemampuan para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas dalam menggunakan Aplikasi Silacak dan Inarisk di Mapolda Sulawesi Selatan, Sabtu (7/8)/Net

Pertahanan

Panglima TNI: Ingat, Virus Tidak Pernah Libur

MINGGU, 08 AGUSTUS 2021 | 06:26 WIB

Pelaksanaan tracing yang dilakukan di Sulawesi Selatan harus selalu dimasifkan untuk menurunkan kasus positif Covid-19. Semua pihak harus bekerja sama dan bekerja keras untuk melindungi masyarakat dalam rangka memutus sebaran rantai virus tersebut.

Begitu pesan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat terkait penanganan Covid-19 di wilayah Sulawesi Selatan, sekaligus melaksanakan pengecekan kemampuan para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas dalam menggunakan Aplikasi Silacak dan Inarisk di Mapolda Sulawesi Selatan, Sabtu (7/8).

"Ingat Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian virus itu tidak pernah libur, oleh sebab itu seluruh Jajaran TNI-Polri saya minta harus kerja keras untuk membantu Pemerintah Daerah melindungi masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tegasnya.


Panglima TNI juga menekankan bahwa petugas di lapangan harus dapat memberikan pengertian yang baik kepada masyarakat, secara humanis harus mampu menjelaskan ke masyarakat.

Mereka harus mampu menggelorakan disiplin protokol kesehatan dan menjadikan disiplin 3M (menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) sebagai kebiasaan baru.

“Isoman juga harus dijadikan kebiasaan baru, jika badan terasa tidak enak harus segera melapor ke petugas kesehatan setempat," kata Panglima TNI.

Panglima TNI berharap agar 3T (testing, tracing dan treatment) dilakukan dengan baik untuk mencegah memburuknya kondisi guna menekan angka kematian di Sulsel. Tracing kontak erat harus dilaksanakan dan tempat Isoter harus disiapkan.

“Persiapan Isoter harus dimaksimalkan dan tentunya harus dengan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan bagi pasien yang melaksanakan Isoter tersebut. Tracing kontak erat harus diawali dengan entry test dan diakhiri dengan exit test tentunya harus dengan hasil negatif,” urainya.

Panglima TNI memerintahkan kepada para tenaga tracer dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk segera melakukan identifikasi bila ditemukan kontak terdekat pertama dan hasilnya segera dilaporkan melalui sistem aplikasi Silacak yang  langsung terhubung ke server pusat, sehingga data tracing dapat langsung dipantau.

“Ingat para Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai tenaga Tracing tugasnya tidak hanya menemukan kontak erat tapi juga memantau isolasi mandiri serta kondisi para Pasien," tutur Panglima TNI.

Menurut Panglima TNI, kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dengan cara melapor ke Puskesmas bila badan demam, mendukung pelaksanaan tracing, disiplin dalam melaksanakan Isoman.

“Saya minta untuk dukungan obat dan logistik bagi masyarakat yang melaksanakan Isoman harus terpenuhi. Selain itu agar dilengkapi fasilitas Isoter dan RS dengan Nakes, Alkes, O2 juga pengerahan Bidan, relawan dan mahasiswa kedokteran,” ucap Panglima TNI.

Selanjutnya, Panglima TNI dan Kapolri meninjau penerapan aplikasi Silacak yang diawaki oleh Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas.

Disamping memimpin Rapat dengan Forkopimda, Panglima TNI bersama Kapolri juga mengecek kesiapan Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas yang bertugas melakukan tracing dan laporan menggunakan Aplikasi Silacak dan Inarisk. 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Ditunggu Sayembara Mencari Silfester Matutina

Senin, 07 September 2026 | 02:30

TK-SD-SMP di Kota Bogor Berlakukan PJJ

Senin, 07 September 2026 | 02:03

Ujian KPK terkait Paulus Tannos: Jangan cuma Nangkap, tapi Kembalikan Aset

Senin, 07 September 2026 | 01:40

Water Mist Disemprot di Jalanan Jakarta Gegara Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 01:15

Dedi Mulyadi Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 07 September 2026 | 01:01

Dalam Tiga Hari, Hampir 2.000 Orang Keracunan MBG

Senin, 07 September 2026 | 00:44

Fahira Idris Sodorkan Enam Rekomendasi untuk MBG

Senin, 07 September 2026 | 00:16

Pemadam Semprot Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 00:03

GMNI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie, Ini Sebabnya

Minggu, 06 September 2026 | 23:52

Likuiditas Bank Masih Terjaga

Minggu, 06 September 2026 | 23:40

Selengkapnya