Berita

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Hensat: Sikap Gibran Bocorkan Perintah Partai Menunjukkan Loyalitas yang Baik

JUMAT, 06 AGUSTUS 2021 | 17:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemasangan baliho Ketua DPR RI, Puan Maharani, di Solo yang disebut Gibran Rakabuming Raka sebagai perintah partai bukan perilaku offside.

Begitu anggapan pengamat politik, Hendri Satrio, menanggapi sikap Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang buka-bukaan soal ide pemasangan baliho Puan Maharani di Solo atas instruksi PDI Perjuangan.

Karena menurut Hendri Satrio, apayang dilontarkan Gibran merupakan pernyataan jujur dari seorang politisi yang juga kader partai banteng moncong putih.


"Gibran kan sedang berusaha jujur saja kalau memang ada instruksi. Dan dia kan sebetulnya punya pilihan untuk tidak memasang kan,” ujar sosok yang kerap disapa Hensat ini kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (6/8).

Penggagas lembaga survei KedaiKopi ini melihat sikap yang diambil Gibran tersebut bukan hal yang memojokkan Puan Maharani seperti yang dianggap sejumlah orang. Tetapi justru menonjolkan sikap loyalnya terhadap partai.

"Sebagai Wali Kota dan sebagai kader, tapi kan akhirnya dia mengikuti instruksi itu. Ini si bukan memojokkan si ini (Puan Maharani), justru menunjukkan sikap loyalitas yang baik juga buat Girban," katanya.

Sehingga dari hal tersebut, Hensat menduga-duga Gibran sedang mengambil momentum untuk mengerek naik namanya di kalangan elit dan struktural PDIP.

"Dan dia juga pengen karirnya dia didukung PDIP terus enggak berhenti jadi Wali Kota Solo, bisa jadi gubernur Jateng atau bahkan loncat ke Jakarta," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya