Berita

Politisi PDI Perjuangan Deddy Sitorus/Net

Politik

Data Indostrategic Anies-AHY Lampaui Prabowo-Puan, PDIP: Bagus Saja untuk Hiburan

RABU, 04 AGUSTUS 2021 | 16:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Lembaga Indostrategic merilis hasil survei terkait elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden 2024. Pasangan Anies-AHY menduduki peringkat teratas, pasangan yang menempel ketat adalah calon Prabowo-Puan Maharani.

Menanggapi hal tersebut, politisi PDI Perjuangan Deddy Sitorus mengaku penasaran dengan lembaga survei tersebut lantaran Anies dan AHY menjadi peringkat teratas.

“Saya merasa aneh kalau Anies-AHY bisa setinggi itu, pengen tahu itu survei siapa yang biayai? Dan apakah benar mereka survei tatap muka dengan responden dalam kondisi PPKM darurat begini?” ucap Deddy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/8).


Anggota Komisi VI DPR RI ini menambahkan tak masalah dengan survei tersebut, dan dianggapnya sebagai hiburan semata.

"Menurut saya survei itu ya silakan saja. Mau itu survei murni atau survei pesanan. Bagus-bagus saja untuk hiburan dan lapangan pekerjaan. Tapi namanya survei kan dinamis ya, bisa jadi setelah baca beritanya hasilnya langsung berubah,” katanya.

Jurubicara PDIP itu tidak yakin survei dilakukan secara tatap muka mengingat saat ini Indonesia sedang menghadapai pandemi virus corona baru (Covid-19).

"Jadi saya gak yakin survei itu dilakukan tatap muka dan karenanya jadi tidak yakin bahwa Anies-AHY peringkat tertinggi,” tandasnya.

Hasil survei dengan simulasi Pilpres 2024 yang ditawarkan Indostrategic ke responden, Anies-AHY mendapatkan perolehan suara tertinggi sebesar 20,25 persen. Sementara, Prabowo Subianto dan Puan Maharani berada di peringkat kedua dengan 14,65 persen.

Selanjutnya, ada pasangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan perolehan elektoral 8,05 persen.

"Kemudian Ridwan Kamil-Sandi Uno 7,35 persen. Lalu, ada pasangan Prabowo-Ridwan Kamil 5,13 persen," kata Direktur Eksekutif Indostrategic, Ahmad Khairul Umam.

Survei Indostrategic ini menggunakan metode Multi-Stage Random Sampling yang melibatkan jumlah sampel 2400 orang responden di 34 provinsi dengan margin of eror 2 persen.

Survei digelar sejak tanggal 23 Maret-1 Juni 2021 dengan tetap berusaha menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya