Berita

Ekonom Faisal Basri/Net

Politik

Kepada Luhut, Faisal Basri Minta Mahasiswa Digandeng untuk Tangani Covid-19

RABU, 04 AGUSTUS 2021 | 11:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengatasi pandemi, termasuk mengundang sejumlah pakar untuk menyerap masukan terkait penanganan situasi darurat Covid-19.

Seperti dilakukan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut BInsar Pandjaitan yang menggelar diskusi virtual bersama ekonom, gurubesar, hingga mahasiswa secara virtual pada Selasa malam (3/8).

Dalam kesempatan tersebut, ekonom dari Universitas Indonesia, Faisal Basri memberi masukan agar pemerintah melibatkan mahasiswa bukan hanya mahasiswa kedokteran, namun juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa lainnya untuk menggiatkan program 3T dan protokol kesehatan.


Menyambut usulan Faisal Basri, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Leon Alvinda Putra dan Ketua PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Raihan Ariatama yang turut hadir dalam diskusi menyambut positif.

Kata mereka, mahasiswa siap membantu dan mendukung langkah pemerintah. Bahkan kepada Menko Luhut, mereka memberi masukan terkait upaya penanganan Covid-19 Jawa dan Bali.

"Mahasiswa kedokteran yang masuk tingkat akhir bisa diperbantukan menjadi tenaga kesehatan, dengan catatan keterlibatan mereka harus diformulasikan menjadi sistem kredit semester (SKS) yang sudah diambil serta dikaitkan dengan program kampus merdeka," jelas Leon.

Mendengar usulan tersebut, Luhut pun mengaku akan segera menghubungi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ristek, Nadiem Makarim.

"Saya setuju tujuan Kampus Merdeka ini. Saya akan segera menghubungi Menteri Nadiem untuk merealisasikan permintaan teman-teman mahasiswa ini supaya pandemi dapat diatasi bersama-sama,” ujar Menko Luhut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya