Berita

Koordinator PPKM Level 3 dan Level 4 wilayah Pulau Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam jumpa pers virtual evaluasi dan penerapan PPKM, Senin malam, 2 Agustus/RMOL

Politik

Empat Daerah di Jawa-Bali termasuk Solo Masuk PPKM Level 4, LBP: Mereka Dapat Perhatian Khusus

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 22:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Perhatian khusus saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan Level 4 di Jawa-Bali akan diberikan pemerintah pusat kepada sejumlah daerah.

Koordinator PPKM Level 3 dan Level 4 wilayah Pulau Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, ada empat daerah di Jawa-Bali yang mendapat perhatian khusus.

Hal itu akan diberikan selama masa perpanjangan PPKM Level 3 dan Level 4 yang sudah diputuskan Presiden Joko Widodo mulai tanggal 3 Agustus hingga 9 Agustus 2021 mendatang.


"Dalam waktu dekat ini ada beberapa daerah yang perlu diperhatikan khusus, karena masih tinggi kasus konfirmasi positifnya, positivity rate-nya, serta jumlah kematian warganya, seperti Bali, Malang Raya, DIY dan Solo Raya," papar Luhut dalam jumpa pers virtual evaluasi dan penerapan PPKM, Senin malam (2/8).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini memastikan dorongan langkah perbaikan telah diberikan pemerintah pusat sejak kemarin.

"Dan mestinya kita melihat dalam minggu ini membaik. karena juga kemarin, dan tadi, angka (positif dan kematiannya) sudah sedikit membaik," ucapnya.

Dalam evaluasinya, Luhut menyebutkan sejumlah hal yang menyebabkan keempat daerah tersebut masih memiliki angka kasus positif dan kematian yang bertambah cukup tinggi, sehingga masuk ke dalam daerah PPKM Level 4.

"Hal ini terjadi karena masih banyaknya masyarakat yang melakukan isolasi mandiri, sehingga telat dilakukan perawatan intensif di RS yang akibatnya menyebabkan kematian, karena saturasi oksigen mereka rata-rata di bawah 90," beber Luhut.

Meski begitu, selama sepekan masa perpanjangan PPKM Level 3 dan Level 4 ke depan, Luhut optimis Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Malang Raya dan Solo Raya bisa lebih baik.

"Tapi kami sangat yakin dalam satu minggu ke depan ini (keempat daerah itu) akan tambah membaik," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya