Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani/Net

Politik

Dukungan Akar Rumput Pada Puan Masih Sebatas Gula Dan Semut

SENIN, 26 JULI 2021 | 07:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dukungan akar rumput PDI Perjuangan kepada Ketua DPP PDIP Puan Maharani untuk Pilpres 2024 masih sebatas gula dan semut. Dukungan ini belum bisa dianggap sebagai ukuran yang sebenarnya.

Begitu yang disampaikan Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto menanggapi dukungan dari PDIP daerah yang masif menyatakan dukungan pada Puan untuk maju di Pilpres 2024 mendatang.

"Dukungan PDIP dari DPD manapun untuk Puan bukan ukuran sebenarnya. Jika untuk kontestasi pilpres, seseorang harus bisa menjadi magnet," ujar Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (26/7).


Puan Maharani, kata Satyo, memiliki potensi popularitas sebagai seorang ketua DPR. Sebab, masyarakat dengan usia produktif tentu akan tahu siapa yang menjabat sebagai Ketua DPR RI.

“Ini justru jadi kekuatan Puan untuk melakukan akselerasi kapasitas Ketua DPR-nya, bukan seorang Puan Maharani karena sejauh ini personifikasi yang hadir baru sebatas Puan bukan Ketua DPR," kata Satyo.

Puan, kata Satyo, seharusnya bisa mengambil keuntungan ketika kompetitor di internal PDIP mengalami "inflasi" seperti Ganjar Pranowo yang sulit untuk mencari panggung di tengah PPKM.

Sebagai Ketua DPR, mestinya Puan dapat menjalankan peran sebagai pengawas pemerintah ketika menjalankan kebijakan pengendalian pandemi Covid-19. DPR yang dipimpin Puan harus meminta penjelasan pemerintah untuk evaluasi dan menguji regulasi yang diambil pemerintah terkait penanganan pandemi.

“Termasuk soal bagaimana kompensasi yang diberikan pemerintah untuk masyarakat," jelas Satyo.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya