Berita

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani/Net

Dunia

Serangan Roket Sasar Zona Hijau Ketika Presiden Ashraf Ghani Sampaikan Pidato Idul Adha

SELASA, 20 JULI 2021 | 12:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Serangan roket menyasar dekat istana kepresidenan Afghanistan di Kabul pada Selasa (20/7), ketika umat Muslim merayakan Idul Adha.

Media lokal melaporkan, roket ditembakkan sekitar pukul 08.00 waktu setempat, ketika shalat Idul Adha. Meski terdengar beberapa ledakan keras, Presiden Ashraf Ghani tetap melanjutkan ibadah dan pidatonya.

Roket menargetkan wilayah dekat Zona Hijau yang dijaga ketat, yang menampung istana presiden dan beberapa misi diplomatik, termasuk Amerika Serikat (AS).


"Hari ini musuh Afghanistan melancarkan serangan roket di berbagai bagian kota Kabul. Semua roket menghantam tiga bagian yang berbeda," ujar jurubicara Kementerian Dalam Negeri Mirwais Stanikzai, seperti dikutip AFP.

Stanikzai mengatakan tidak ada laporan korban akibat insiden tersebut, dan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

Setelah serangan, Ghani berada dalam pengamanan ketat. Tetapi ia melanjutkan pidatonya.

"Masa depan Afghanistan di Afghanistan ditentukan oleh orang Afghanistan. Rakyat Afghanistan harus membuktikan dalam tindakan bahwa mereka bersatu. Sikap tegas masyarakat selama tiga sampai enam bulan ke depan akan mengubah keadaan. Apakah Taliban memiliki 'tanggapan positif' terhadap warga Afghanistan, terutama terhadap wanita?” kata Ghani dalam sambutannya.

Menurut TOLO News, roket ditembakkan dari daerah Parwan-e-Sem mendarat di daerah Bagh-e-Ali Mardan dan Chaman-e-Hozori di Distrik 1, serta area Manabe Bashari di Distrik 2 di Kabul.

Kekerasan di Afghanistan meningkat sejak Amerika Serikat (AS) dan NATO mulai menarik pasukannya pada Mei, dengan tenggat waktu akhir Agustus.

Taliban dan pemerintah Afghanistan sebelumnya mengupayakan kesepakatan gencatan senjata selama Idul Adha, namun berakhir gagal.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya