Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno/Net

Politik

Soal Pengkhianatan Menteri, Direktur PPI: Arief Poyuono Sering Dapat Bocoran

KAMIS, 08 JULI 2021 | 14:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pernyataan mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono tentang adanya indikasi menteri yang hendak berkhianat dengan cara mengundurkan diri perlu dipikirkan serius.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno menilai ucapan Arief Poyuono tidak boleh dipandang sebelah mata. Sebab dalam beberapa kesempatan apa yang disampaikan bisa menjadi fakta yang valid.

"Meski bukan pejabat elit istana, sepertinya dia sering juga dapat bocoran A1," ujar Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (8/7).


Meski begitu, kata Adi, untuk saat ini memang sangat sulit untuk membuktikan ucapan Arief. Pasalnya, kabinet Presiden Jokowi tampak begitu solid.

"Sulit kalau melihat soliditas menteri Jokowi. Jadi menteri saja susah payah masak ngundurin diri," terangnya.

Adi justru memberikan sindiran. Katanya, jika benar ada menteri yang ingin berkhianat dan mundur, maka dia sama saja menolak nikmat hidup nyaman saat rakyat susah terdampak pandemi.

"Kalau ada yang mundur berarti kufur nikmat. Menolak kekuasaaan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya