Berita

Unggahan BEM UI yang menggelari Jokowi King of Lip Service/Repro

Politik

Lebih Bijak, Pihak UI Buat Kajian Untuk Menguji Gelar Jokowi King of Lip Service

SENIN, 28 JUNI 2021 | 23:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Komunikolog politik Tamil Selvan menyarankan agar pihak Universitas membuka ruang dialog berbasis akademik terkait pemberian gelar Jokowi King of Lip Service oleh Badan Eksekutif Mahasiswa UI (BEM UI).

Menurut pria yang akrab disapa Kang Tamil itu, pihak Universitas Indonesia seharusnya menganggap gelar tersebut sebagai satu hipotesa yang kemudian harus diuji.

"Kalau itu kemudian itu kita anggap Ha 1 (hipotesis) maka harus diuji, lalu apa H0-nya, ini kita bicara dasi sisi akademik," kata Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (28/6).


Tamil merasa yakin, simpati publik akan lebih baik jika sikap pihak kampus UI justru membuat diskusi dan kajian akademik terkait pemberian gelar dari BEM UI itu kepada Presiden Jokowi.

"Simpati publik akan mengalir jika pihak Rektorat membuat satu diskusi, atau kajian ilmiah yang berbasis akademik tentang apa yang disampaikan oleh adik-adik BEM. Di forum itu kemudian diuji, apakah hipotesa tentang Jokowi King of Lip Service tersebut bisa diterima atau hipotesa mereka (BEM UI) bisa ditolak," tandas Tamil.

"Jadi mari kita lihat hal ini dari sisi akademik. Karena para rektorat di UI itu kan menyandang gelar akademik. Namun kalau gayanya memanggil seperti politisi, saya sarankan mereka Rektorat itu tanggalkan gelar akademik dan masuk ke dalam partai politik, dan berpolitik praktis," sambung Ketua Umum Forum Politik Indonesia (FPI) ini menegaskan. 



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya