Berita

Rachland Nashidik/Net

Politik

Peretasan Bisa Dialami Parpol Dan Anggota DPR, Rachland Nashidik Dorong Dewan Gunakan Hak Interplasi

SENIN, 28 JUNI 2021 | 19:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik merasa aneh dengan aksi peretasan yang dialami oleh pengkritik dan bersebrangan dengan pemerintah.

"Karena bukan cuma sekali, maka kejadian ini bukan lagi kebetulan. Tiap kali ada kontroversi publik yang dipicu kritik warga pada otoritas politik, peretasan selalu dialami oleh pengeritik," kata Rachland dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (28/6).

Rachland mengungkap, beberapa peretasan dialami saat mahasiswa UGM, Wartawan media Tempo dan terakhir BEM UI yang menggelari Presiden Jokowi sebagai King of Lip Service. Menurut Rachland, kejadian tersebut bersifat sistematik yang dikhawatirkan menjadi bagian dari upaya penguasa untuk "mendisiplinkan" warganya ke dalam kepatuhan politik.


"Bila itu benar, maka kita berhadapan dengan masalah yang sangat serius, yakni upaya represi terhadap kebebasan berpendapat dan menyatakannya, yang dilakukan dengan cara menjajah hak atas privasi warga negara. Keduanya adalah hak konstitusional kita. Dus ini adalah pelanggaran dobel," tandas dia.

Persoalan tersebut menurut Rachland tidak bisa dianggap remeh, lantaran peretasan bisa saja menyasar ke orang-orang yang ada di dalam partai politik (Parpol) koalisi pemerintah atau bahkan anggota DPR RI.

Pasalnya, Rachland mengatakan, tahun 2023 menjelang kontestasi Pilpres 2024 ditambah semakin melebarnya jarak politik antara parpol dengan pemerintah kemungkinan peretasan dialami oleh Parpol dan anggota DPR cukup kuat.

Untuk itu ia menyarankan agar setiap parpol mengunakan fraksinya di DPR untuk menyoal masalah yang harus disikapi ini. Dengan harapan, jangan sampai mereka ikut jadi korban hanya karena memiliki pilihan politik yang berbeda.

"Anggota DPR mungkin bisa memanfaatkan hak interpelasi untuk menanyakan masalah ini pada pemerintah. Apakah peretasan itu dilakukan oleh lembaga negara? Apakah ada alat-alat yang dibeli dengan pajak rakyat digunakan untuk praktek represif demikian?," imbuh Rachland.

Memang, sambung Rachland, peretasan belum tentu dilakukan oleh unsur pemerintah, namun kata dia, kasus-kasus peretasan yang terksan sistematik itu juga rasanya mustahil dilakukan tanpa alat.

"Maka suatu pertanggungjawaban demokratik perlu dikejar oleh DPR pada pemerintah. Sebab sedikit sulit untuk menganggap bahwa warga negara biasa memiliki alat untuk meretas," demikian Rachland.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya