Berita

Ahli Epidemiologi dan Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Pandu Riono/Net

Politik

Bisa Saja Erick Thohir Dibohongi Anak Buah Soal Izin Ivermectin

SELASA, 22 JUNI 2021 | 23:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengaku mendapat restu dari badan pengawas obat dan makanan (BPOM) untuk merilis Ivermectin buatan PT Indofarma Tbk sebagai terapi penyembuhan pasien virus corona.

Erick menyatakan, dirilisnya Ivermectin menjadi salah satu upaya Kementerian BUMN dan Indofarma dalam menyediakan obat-obatan untuk pasien Covid-19.

Namun menurut Ahli Epidemiologi dan Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Pandu Riono, BPOM tidak pernah mengeluarkan izin tersebut.


Pandu menduga, Erick Thohir dikelabui anak buahnya terkait izin BPOM.

Selain itu, ternyata obat tersebut banyak digunakan sebagai obat cacing.

"Bisa saja Erick dibohongi stafnya atau pihak indofarma yang mau produksi obat tersebut," kata Pandu saat dikonfirmasi Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (22/6).

Pernyataan Pandu itu selaras dengan BPOM yang dirilis 10 Juni lalu. Ivermectin disebutkan memiliki potensi antiviral.

Namun masih membutuhkan bukti ilmiah yang lebih meyakinkan terkait keamanan dan efektivitasnya sebagai obat virus corona baru (Covid-19).

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Wall Street Merah Sambut Keputusan The Fed

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:21

Piutang Pajak Tidak Tertagih Tembus Rp47,4 Triliun di Akhir 2025

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02

Perpres Baru Bakal Jadi Landasan Utama Tata Kelola Distribusi LPG 3 Kg

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:45

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Jaringan IRGC di Selat Hormuz

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5-3,75 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16

Bursa Eropa Melemah, Sektor Barang Mewah Seret Pergerakan Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:59

AMG Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54

MUI Segera Bawa Naskah RUU Anti-LGSP ke DPR dan Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:28

Pembakar Rumah Hakim PN Medan Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:13

Operator Jangan Bebankan Biaya Tambahan Pasca Putusan MK

Kamis, 30 Juli 2026 | 05:43

Selengkapnya